Temui Dirut PSIS Bupati Kendal Bahas Isu Persik

Temui Dirut PSIS Bupati Kendal Bahas Isu Persik

Yoyok Sukawi, Direktur Utama (CEO) PSIS Semarang sekaligus pelatih Persik Kendal, bertemu Bupati Kendal Dico Ganinduto di kantor Pemkab Kendall, Kamis (21/3/06).

Dalam pertemuan tersebut, Yuyok Sukawi dan Dico Ganinduto sama-sama bertukar pandangan tentang masa depan sepakbola di Kabupaten Kendall.

Mereka juga sepakat bahwa kedepannya akan berusaha membuat inovasi yang dapat memajukan perkembangan sepak bola Kendall, khususnya promosi Persik Kendal yang saat ini mengikuti Liga 3, dan mempercantik Stadion Kendall Kebondalem yang telah dirawat oleh PSIS bertahun-tahun.

“Sore tadi kami bertemu dengan Bupati Kendal Mas. Yang menarik tentunya kami membahas sepak bola Kendal, kemudian membahas kerjasama pembangunan antara Persik Kendal dengan Pemerintah Kabupaten Kendal. Pada saat yang sama, kami menyambut baik penggunaan stadion PSIS Kebondalem. ," ucap Yoyok Sukawi.

“Alhamdulillah Mas Bupati sangat terbuka dan mendukung kegiatan sepak bola Kendall, khususnya Persik Kendal untuk meraih sukses yang lebih besar lagi,” imbuhnya.

Dukungan penuh

Selain itu, Yoyok Sukawi menjelaskan bahwa Dico Ganinduto bermaksud mendukung seluruh kegiatan Persik melalui kebijakan Pemkab Kendall.

Dia (red-Dico) mendukung penuh kebijakan pemerintah bupati yang bermanfaat untuk Persik, kata Yoyok Sukawi.

Di bawah respon positif Pemkab Kendall, Yuyok Sukawi optimis sepak bola Kendall akan segera membaik.

Selain itu, Yoyok Sukawi juga meyakini bahwa pesepakbola Kendall memiliki potensi besar dan telah terbukti berkontribusi bagi PSIS. Saat ini, beberapa pemain pilar Laskar Mahesa Jenar, seperti Hari Nur Yulianto dan Komarudin, juga merupakan putra dari Kabupaten Kendal.

“Saya berharap di Semarang, sepak bola di Kendall dan sekitarnya terus berkembang. Kendall punya banyak pemain sepak bola. Misalnya Hari Nur dan Komarudin. Mereka dari Kendall dan sudah banyak berkontribusi untuk PSIS,” tutup Yoyok. Sukawa.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama